Sabtu, 02 Januari 2016

Usaha Keras Takkan Mengkhianati

Ada sebuah keluarga bernama keluarga D. Keluarga D memiliki sepasang orangtua, 2 anak perempuan dan 1 anak laki-laki. Anak anak di keluarga D diberi nama, Dina, Dinu, dan Dino. Didalam keluarga D, kakak- kakak dari Dino sangat terkenal akan kepintarannya di bidang akedemik. Namun sayang kepintaran dari kakak - kakak Dino berbanding terbalik dengannya. Setiap orangtua Dino mengambil rapot, hasil yang orangtua Dino dapatkan orangtua Dino selalu tidak pernah memuaskan., bahkan bisa dibilang hampir mendekati tidak naik kelas. Sampai pada saat Dino duduk di kelas 1 SMP, orangtua Dino kembali mengambil rapot. Entah apa yang ada di benak ayahnya sampai ayah Dino berkata dengan nada yang meremehkan, katanya "Dino-dino mau jadi apa kamu nak, lihat kedua kakakmu, apakah kamu tidak malu dengan yang mereka yang selalu mendapatkan hasil yang memuaskan ?" Ayah Dino berkata sambil menonton televisi. Mendengar ayahnya berkata demikian dengan nada yang sangat meremehkan dirinya, Dino yang biasa tidak pernah mengambil pusing masalah nilai rapot, seketika Dino kesal dan membuat didalam dirinya untuk membuktikan kepada ayahnya bahwa Dino pun sanggup untuk bisa mendapatkan nilai yang cukup memuaskan seperti kakak-kakaknya. Membuktian janjinya dimulai dari rajin belajar dan berdoa kemudian melupakan segala permainan yang biasa dilakukannya. Seiring berjalannya waktu, ditengah usaha Dino meningkatkan nilai rapotnya, Dino juga aktif bertanya tanya kepada teman - teman sekelasnya yag biasa mendapatkan peringkat di kelas, dari hasil bertanya, Dino mendapatkan sebuah tips sederhana yang tidak masuk akal menurutnya, namun unik yaitu menulis sebuah impian yang diinginkan pada sebuah kertas lalu ditempelkan pada sebuah tempat yang biasa dilihatnya. Awalnya Dino ragu untuk mencoba tetapi Dino berpikir kembali dan akhirnya mencoba tips dari temannya tersebut. Dino menulis beberapa keinginannya yang ingin dicapai dan salah satunya adalah ingin mendapatkan peringkat kelas. Setelah Dino menulis impian-impiannya, kemudian Dino menempelkan dibelakang pintu kamarnya. Singkat cerita tibalah saat dimana hari pembagian rapot kenaikan kelas 2 SMP, seperti biasa orangtua Dino mengambil rapot, ayah Dino cukup kaget sekaligus tidak percaya melihat peningkatan signifikan dari yang biasa selalu berada hampir diurutan terakhir, namun kini Dino berada dalam urutan10 besar kelas. Awalnya Dino tidak mengetahui karena orangtua Dino tidak langsung memberitahukannya, tetapi salah satu teman baik Dino memberitahukan kepada Dino dengan meneleponnya karena pada saat itu Dino tidak ikut pengambilan rapot. Setelah mendengar berita tersebut, seketika Dino menelepon orangtuanya untuk memastikan kembali informasi dari temannya, ternyata informasi dari temannya benar dan Dino sangat bersyukur akhirnya Dino bisa membuktikan kepada ayahnya bahwa dia pun bisa menjadi anak yang membanggakan.
Dari cerita pendek diatas, terdapat beberapa pesan yang dapat memotivasi para pembaca sekalian yaitu bahwa sebuah usaha keras pasti akan berbuah manis pada akhirnya meskipun diikuti oleh kegagalan - kegagalan. Kemudian jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru dan terkadang kita berpikir tidak masuk akal karena kita tidak akan pernah tahu hasil yang akan didapat jika kita tidak mencobanya.

Jumat, 01 Januari 2016

KA-MU (Puisi)

Kasih sayang datang dari seorang tamu
Kasih yang sangat dalam dari seorang tamu
Kasih yang tak pernah ku duga dari seorang tamu

Kala ku suka penyebabnya seorang tamu
Kala ku duka yang menghibur seorang tamu
karena tamu, karena tamu, semua karena tamu

dan akhirnya aku bertanya,
Haruskah Ka diakhiri oleh Mu ?

Seseorang (Puisi)

Beritahu semesta
Bahwa kini kamu yang di sisiku
Kamu sebab dari tawaku
Tatapan aneh akan tertuju pada kita
Abaikan saja, asal kamu bersamaku
Setiap detik adalah kamu
Bayangmu tertancap dalam kepalaku
Satu tanyaku
Apa ada kata akhir untukmu?
Dunia akan sepakat
Tidak adalah jawabannya

Tatapanmu (Puisi)

Matamu senjata paling berbahaya untukku
Jelas sangat berbahaya
Karena hanya bertatapan denganmu
Aku sudah jatuh pada dalam matamu

Tidak pernah terbayang
Tatapan teduhmu itu
Mampu membuatku selalu berkata
Aku ingin menjadikan tatapanmu tempat pulang

Tatapanmu mampu membuatku kesulitan bernafas
Jantungku berdegup dengan cepat.
Jika aku tidak cepat mengalihkan
Sudah kupastikan
Aku tidak akan lagi ingin berpaling

Satu yang selalu aku suka dari tatapanmu
Ada kejujuran didalam sana
Ada ketulusan yang kamu berikan
Ada rasa kasih tertuju padaku

Kamu dan aku yang saling bertukar pandang
Yang saling menatap penuh cinta
Selalu menghasil lengkungan di wajah kita
Aku dan kamu selalu berbicara lebih banyak lewat mata

Kamu tak perlu selalu menjelaskan bahwa kamu mencintaiku
Karena matamu sudah menjelaskan lebih dari kata itu sendiri

Pantaskah disebut Wakil Rakyat ?

Tahukah anda bahwa beberapa waktu belakangan ini para jurnalis memberitakan berita yang cukup mengagetkan rakyat Indonesia ? Berita tersebut yaitu berita tentang tuntutan para anggota DPR yang ingin dinaikkan gaji serta tunjangannya dan ingin memperbaharui gedung DPR. Topik seputar berita tersebut menarik untuk saya perbincangkan ke dalam postingan saya kali ini karena menurut saya seharusnya sebagai wakil rakyat yang betul betul membela dan memperjuangkan hak rakyat Indonesia bisa melihat kondisi rakyat Indonesia bukannya malah memperkaya diri dan membuat nyaman tempat kerja.
Saya sangat kecewa dengan kinerja para anggota DPR, mereka yang seharusnya lebih memperhatikan rakyat Indonesia justru malah menyulitkan rakyat Indonesia dengan menuntut berbagai tuntutan yang tidak masuk akal. Jika dilihat dari fungsi asalnya dibentuk DPR salah satu yang saya ketahui adalah membela dan memperjuangkan setiap keinginan rakyat Indonesia kepada pemerintah. Lalu jika kita melihat berita yang dikabarkan oleh para jurnalis sekarang ini, apakah pantas para anggota DPR bersikap demikian ? Menurut pemikiran saya pribadi, jika kelakuan para anggota DPR lebih bersifat untuk mencari keuntungan pribadi tanpa mememperhatikan rakyat Indonesia, sebaiknya para anggota DPR tersebut dibubarkan saja lalu anggaran yang biasa untuk keperluan para anggota DPR dialihkan untuk membantu mensejahterakan masyarakat yang hidup di pedalaman dan membuat infrastruktur yang memadai agar akses semakin mudah. Kemudian bisa digunakan untuk membangun sekolah sekolah gratis. Dengan begitu saya berpikir dapat lebih berguna dan memberikan dampak secara langsung. Yang biasa saya lihat di televisi dan berita berita online, saya melihat tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia yang hidup di daerah daerah perbatasan Negara masih sangat jauh sekali dari kata sejahtera. Mereka harus bersusah payah untuk menyekolahkan anak mereka di negara mereka sendiri lalu kebutuhan sehari hari yang sangat mahal dan sulit didapatkan. Kesejahteraan yang belum merata di setiap daerah di Negara RI. Itulah mengapa saya sangat kecewa jika melihat pemberitaan para jurnalis tentang para anggota DPR

Kekecewaan WNI

Saya ingin bercerita tentang pengalaman pribadi saya bersama teman saya yang cukup mengecewakan saya dan teman saya sebagai WNI.
Berawal dari keinginan saya untuk mengunjungi dan ingin tahu situasi dan kondisi tempat kuliah saya di pusat karena tempat saya berkuliah sekarang adalah kampus cabang, saya akhirnya memutuskan untuk mengajak teman saya. Karena teman saya ini bertempat tinggal yang berbeda daerah dengan saya jadi saya harus menjemputnya menggunakan sepeda motor lalu kemudian bersama sama berangkat menuju tempat kuliah di pusat. Tempat kuliah saya yang dipusat berada di daerah depok, kami menggunakan jasa KRL dengan menitipkan sepeda motor saya di stasiun karena kami berfikir selain efisien dalam hal waktu dan lebih aman dibandingkan harus menggunakan sepeda motor. Kami pun sampai di daerah depok lalu kami bergegas untuk memulai pertuangan melihat seluk beluk tempat kuliah saya yang dipusat. Setelah kami selesai melihat lihat disana, kemudian kami bergegas untuk kembali pulang ke rumah karena hari sudah mulai gelap dengan kembali menggunakan jasa KRL. Dengan waktu sekitar 1 jam akhirnya kami kembali di stasiun awal tempat saya menitipkan sepeda motor. Kami pun harus kembali melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor saya karena jarak dari stasiun dan rumah kami lumayan jauh. Di perjalanan saat saya ingin mengantarkan teman saya kembali ke rumahnya, saya melihat ada seorang oknum polisi sedang berjaga untuk menjaring orang orang yang melanggar aturan lalu lintas, setelah saya melihat, kemudian tiba tiba saya memiliki firasat tidak enak dalam diri saya, firasat tersebut adalah diberhentikan oleh seorang oknum polisi nakal tersebut. Tetapi saya menepis firasat tidak enak tersebut dengan berjalan mendekati posisi oknum polisi tersebut karena saya berpikir, saya tidak melakukan kesalahan apapun, seandainya saya diberhentikan, paling oknum polisi tersebut hanya sekedar basa basi saja sambil mencari cari kesalahan dengan menanyakan kelengkapan surat surat kendaraan bermotor. Saya semakin mendekat dan firasat saya ternyata benar, oknum polisi tersebut memberhentikan sepeda motor saya, lalu dengan santainya saya berhenti, dan oknum polisi tersebut menanyakan kelengkapan surat surat kendaraan bermotor, kemudian saya memberikan STNK berikut SIM saya sambil bertanya kepada oknum polisi tersebut, saya bertanya, kenapa saya diberhentikan pak ? oknum polisi menjawab lampu motor bapak mati, seketika saya kaget dan mengecheck apakah perkataan oknum polisi tersebut benar dan ternyata benar, lampu sepeda motor saya mati dan saya tidak sadar akan hal itu. Kemudian oknum polisi tersebut kembali menanyakan kepada saya, kenapa lampu motor bapak mati, lalu saya menjawab, saya tidak sadar pak lampu motor saya ternyata telah mati soalnya tadi siang pas saya berangkat, lampu motor saya tidak mati dan masih baik baik saja. Lalu oknum polisi tersebut berkata, bapak saya kenakan pasal tentang harus menyalakan lampu di malam hari, dan dendanya lumayan mahal, lalu oknum tersebut berkata kembali, gimana bapak mau saya bantu ? Seketika itu juga saya berpikir oknum polisi tersebut sudah tidak beres dan saya langsung memutuskan untuk langsung di tilang saja dan tidak melakukan negosiasi.

Dari cerita yang telah saya sampaikan diatas, saya memberikan masukkan kepada para pembaca agar lebih berhati hati dalam melakukan setiap perjalanan baik menggunakan sepeda motor ataupun menggunakan mobil dengan mengecheck kondisi dan kelengkapan surat surat kendaraan bermotor anda serta patuhilah setiap peraturan yang telah dibuat karena di sepanjang perjalanan anda menuju tempat tujuan, banyak terdapat oknum oknum polisi nakal yang bersiap menjaring para pengedara. Kemudian bersikap memalukan dan mencoreng instansi Kepolisian RI dengan melakukan pemerasan saat para pengendara melakukan kesalahan.


Ingin (Puisi)

Ingin ku coret putih itu
Ingin ku beri warna putih itu
Ingin ku merasakan hal yang sama denganmu
Ingin ku…..
                                Iri ku melihat mereka
                                Kapan ?
                                Nanti ?
                                Atau………. tidak sama sekali
Setiap hari  mereka melakukan hal yang sama
Di dalam ruang yang sama
Dan apa daya
Aku hanya melihat dari beningnya jendela

Penikmat Racun Sejak Belia

Asal mula saya memposting tentang judul yang saya buat dimulai dari kebiasaan saya bersama teman teman mengerjakan tugas tugas kampus di tempat tempat seperti mini market yang berfasilitas free wifi, tempat yang ber AC, lalu memiliki toilet, ya maklum saja, saya memiliki kebiasaan suka buang air kecil jadi saya bersama teman teman memilih tempat yang memiliki toilet juga, hehehehe.....
Seperti yang kita ketahui, mini market menjual berbagai kebutuhan sehari hari tidak terkecuali rokok. Dalam setiap kunjungan saya bersama teman teman ke sebuah mini market langganan, saya sering melihat sekumpulan anak anak SMP dan SMA yang masih berseragam duduk di teras mini market  tersebut lalu ada dari salah satu kumpulan anak anak tersebut yang membeli rokok kemudian mereka merokok bersama. Saya prihatin melihat pergaulan mereka yang dari sejak masih belia sudah sangat akrab dengan sebuah barang bernama rokok. Jujur saja, saya merupakan pribadi yang sangat tidak suka dengan rokok. Rokok menurut gambaran saya seperti sebuah racun yang dikemas dalam bentuk produk hisap yang siap dikonsumsi oleh manusia lalu dapat menyebarkan penyakit mematikan kepada orang orang yang berada di sekitar penikmatnya. Saya berpandangan banyak yang harus dilibatkan untuk bertanggung jawab dalam masalah ini. Yang pertama saya mengkritisi sikap pemerintah yang saya anggap tidak serius dalam menangani permasalahan ini karena saya melihat kontrol pemerintah terhadap peredaran rokok masih sangat jauh dari harapan dan juga seharusnya pemerintah bisa bersikap tegas seperti membuat peraturan untuk menangkap para perokok yang masih dibawah umur untuk kemudian diberikan bimbingan dan arahan serta diberikan fasilitas khusus seperti di rehabilitasi agar nantinya para perokok belia ini bisa kembali ke jalan yang benar dan menghilangkan kebiasaan merokok. Kemudian dibuatkan iklan iklan dengan menggunakan media apapun tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan orang sekitar. Lalu yang kedua adalah pihak sekolah, seharusnya sekolah sekolah lebih gencar dalam memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan dan orang sekitar agar para siswa bisa menjauhi dan mempunyai sikap tidak akan mencoba rokok. Selanjutnya bagi para siswa yang kedapatan merokok, diberikan sanksi tegas berupa 2 kali peringatan pemanggilan orang tua, dan peringatan yang ketiga berupa pengeluaran siswa dari sekolah tersebut sehingga para siswa menjadi takut dan jera. Yang terakhir adalah pihak orangtua, seharusnya sebagai orangtua yang baik dan sayang terhadap anak anaknya, orang tua harus mengontrol penuh pergaulan anak anaknya dan memberikan pandangan pandangan tentang bahaya merokok serta memberikan sanksi tegas jika anaknya kedapatan merokok. Karena menurut saya jika Indonesia memiliki banyak generasi muda yang sudah tidak sehat secara jasmani, bukan tidak mungkin Indonesia akan mendapatkan generasi muda yang tidak berkualitas. Jika sudah seperti itu, rasanya sulit Indonesia menjadi negara maju dibawah kekuasaan para generasi muda yang sudah terkontaminasi rokok.

Jadi kesimpulan pada postingan saya kali ini adalah keprihatinan saya terhadap generasi muda dibawah umur yang sudah akrab dengan rokok. Saya membatasi topik yang saya tulis hanya kepada para perokok yang masih SMP dan SMA karena saya tertarik untuk mengutarakan pandangan saya terhadap Siswa SMP dan SMA yang merokok. Namun bukan berarti saya menyetujui dan mewajarkan jika sudah kuliah, atau sudah berkeluarga untuk mengkonsumsi rokok, saya tetap tidak setuju dan sangat menentang keras. 

Ulasan Singkat Pesawat Kepresidenan RI

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa rencana Presiden keenam RI yaitu Bpk. SBY untuk membeli sebuah pesawat kepresidenan kini telah terwujud. Pesawat buatan Amerika yang dipesan Indonesia, sempat membuat kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Karena dalam kondisi ekonomi rakyat Indonesia yang sedang merosot, Bpk. SBY membeli sebuah pesawat yang bisa dibilang cukup mahal, yaitu hampir sekitar 1 triliun rupiah. Banyak rakyat Indonesia beranggapan bahwa hal tersebut merupakan sebuah pemborosan anggaran belanja negara.
Namun pada ulasan saya berikut ini, saya tidak akan membahas tentang berbagai kontroversi yang berkembang di masyarakat, tetapi yang akan saya bahas adalah mengenai keunggulan dan keuntungan yang didapat jika menggunakan pesawat pabrikan Amerika tersebut.

1. Dapat Menghemat APBN

Jika dahulu seorang Kepala Negara RI harus menyewa sebuah pesawat milik Garuda Indonesia untuk keperluan kenegaraan, namun sekarang, seorang Kepala Negara RI tidak perlu menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia, karena sekarang Indonesia telah memiliki pesawat kepresidenan khusus. Dan Banyak yang memperhitungkan, setelah pesawat kepresidenan beroperasi, ternyata pesawat tersebut dapat menghemat pengeluaran negara sekitar 114 Milyar per tahun.

2. Mempuyai Interior Mewah

Sebuah Pesawat kepresidenan harus di desain dengan mempunyai tingkat kenyamanan yang tinggi. Ya, sama seperti pesawat kepresidenan RI, pesawat kepresidenan RI ini mempunyai sebuah interior yang sangat mewah, bagaimana tidak ? hanya untuk sebuah kenyamanan, pabrikan Amerika tersebut harus merogoh kocek hingga 193 milyar untuk mendesain interior pesawat kepresidenan RI.

3. Dapat Menghindari Peluru Kendali

Selain harus memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi, sebuah pesawat kepresidenan juga harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi pula. Lalu untuk tingkat keamanan yang diberikan sebuah pesawat kepresidenan RI adalah pesawat tersebut mampu menghidari peluru kendali.

4. Mempunyai fleksibelitas

Saya katakan memiliki fleksibelitas karena pesawat kepresidenan RI ini dapat diajak terbang jauh hingga jarak 10.334 kilometer dengan kecepatan maksimal 0,85 mach di ketinggian 41.000 kaki. Kemudian dapat mendarat pada sebuah landasan yang kecil. 

Itulah ulasan singkat saya mengenai sebuah pesawat kepresidenan RI, Masukkan saya untuk Kepala Negara RI beserta para jajarannya atau siapapun yang terlibat dalam pemakaian pesawat kepresidenan RI adalah jangan lupa, semua itu dibeli menggunakan uang rakyak Indonesia, jadi sudah seharusnya dirawat dan dijaga dengan sebaik baiknya, serta dipergunakan dengan sewajarnya. Karena tujuan utama dari pembelian pesawat kepresidenan RI tersebut adalah semata mata untuk mempermudah urusan yang berhubungan dengan kepentingan rakyat Indonesia saja bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan. 





Hidup adalah Sebuah Pilihan

Lulus SMA lanjut kemana ? ambil kuliah dimana ? jurusan apa ? mungkin itu merupakan beberapa pertanyaan yang sering anda terima dari orang-orang sekitar anda setelah lulus SMA. Dulu mungkin orang-orang hanya tahu sehabis lulus SMA harus melanjutkan kuliah atau bekerja atau menikah hmmm… (pilihan terkahir jangan diambil menurut saya) okay, lupakan pilihan terakhir, sekarang saya akan fokus membicarakan tentang kuliah atau bekerja.
Kuliah menurut saya merupakan suatu pilihan dimana kita memilih untuk memperkaya ilmu pengetahuan kita. Selain ilmu pengetahuan banyak hal yang bisa kita dapatkan misalnya belajar berorganisasi, belajar bersikap yang baik sesuai aturan, dsb. “Kuliah hanya untuk orang yang punya duit “ saya kurang setuju dengan pendapat tersebut karena banyak cara yang bisa kita lakukan untuk masuk ke perkuliahan misalnya dengan jalur beasiswa. Beasiswa selalu diidentikan dengan orang yang gak punya uang namun hal itu sebenarnya salah, memang benar tujuan beasiswa untuk memperingan biaya administrasi tapi, belum tentu karena sulit ekonomi bisa lansung diterima di jalur beasiswa, orang tersebut harus juga pintar. Oleh sebab itu jangan terlalu meremehkan jalur beasiswa. Kadang kita juga memutuskan untuk tidak kuliah karena tidak tahu jurusan mana yang harus diambil. Sebaiknya sejak awal masuk SMA sudah mulai mencari tahu tentang dunia perkuliahan dan berkonsultasi dengan guru BP , sekolah, dan yang pasti orangtua. Kemudia pastikan orangtua setuju dengan apa yang anda ambil di perkuliahan, jangan ada pemaksaan atau perasaaan tidak ikhlas karena akan banyak berakibat fatal saat menjalaninya.
Sekarang masuk ke pilihan kedua yakni bekerja. Orang akan banyak memilih bekerja karena tergiur oleh uang menurut saya. Mereka yang lebih memilih bekerja memiliki dua kemungkinan menurut saya pertama pasti ingin cepat memegang uang sendiri tanpa minta lagi ke orangtua dan kedua ingin membantu perekonomian keluarga. Memang beda rasanya memegang uang hasil jerih payah sendiri dan akan timbul rasa bangga. Selain bekerja dengan orang lain, zaman sekarang banyak anak muda yang mulai berbisnis dengan memunculkan inovasi-inovasi baru. Hal ini yang sekarang sangat menggiurkan ketimbang harus mengeluarkan uang untuk kuliah dan belajar sekitar 3,5 – 4 tahun
Kuliah atau bekerja merupakan dua hal yang tidak bisa kita hindari saat memustuskan hidup kita selanjutnya setelah lulus SMA. Memilih untuk melanjutkan kuliah berarti mengganggap pendidikan itu lebih penting dan optimis setelah lulus kuliah mendapat pekerjaan yang lebih baik, namun saya juga tidak berpikir negatif bagi orang-orang yang lebih memilih bekerja karena pasti banyak faktor yang menyebabkan mereka memilih bekerja. Memang keduanya punya sisi postif dan negatif jadi semua kembali lagi ke individu masing-masing. Orang yang lulus kuliah belum tentu kerja sesuai jurusan yang diambilnya dan orang yang sudah bekerja atau berbisnis juga belum tentu tidak bisa melnjutkan pendidikan karena dengan uang yang mereka dapat, mereka bisa mebiayai perkuliahannya.
Jadi kesimpulannya adalah bagi kalian yang sudah mau lulus SMA pikirkan baik-baik jalan menuju masa depan yang akan kalian raih, jangan sampai sebuah penyesalan yang didapatkan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management